Peran santri dalam sejarah dan pembangunan bangsa Indonesia tidak dapat dipandang sebelah mata. Sebagai ujung tombak pendidikan agama Islam, santri telah banyak memberikan kontribusi yang sangat signifikan, khususnya dalam bidang sosial keagamaan.
Dalam konteks Indonesia yang majemuk, santri berperan sebagai perekat persatuan. Nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan moderasi yang diajarkan di pesantren menjadi benteng kokoh dalam menghadapi tantangan disintegrasi.
Santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pemberdayaan masyarakat, penanggulangan bencana, dan pelestarian lingkungan.